Flora dan Fauna Khas Australia

Hewan asli Australia sangat berbeda dengan hewan yang dijumpai di tempat-tempat lain di dunia.  Pada kenyataannya, kebanyakan tanaman dan hewan asli Australia hanya dijumpai di Australia.

Lebih dari 80 persen flora dan fauna hanya ditemukan di benua Australia. Perkiraan jumlah penduduk asli dan spesies yang diperkenalkan  yang hidup di Australia adalah sekitar satu juta, lebih dari dua kali jumlah spesies di Amerika Utara dan Eropa digabungkan.

Pohon kayu eukaliptus (569 jenis) dan pohon kayu akasia (772 jenis) merupakan tanaman yang paling umum dijumpai, sebagaimana tampak dalam Gambar 3.1.

Tanaman-tanaman ini dijumpai di tempat- tempat yang iklimnya berlainan, seperti daerah beriklim panas, padang pasir dan di daerah bersalju.

Hewan mamalia di Australia digolongkan menjadi hewan marsupial dan monotrem. Beberapa di antaranya juga dijumpai di Papua Nugini dan Irian Jaya. Hewan Australia yang paling terkenal adalah hewan marsupial (berkantung) yang disebut kanguru(Lihat Gambar 3.2).

Di antara hewan Australia lainnya yang menarik adalah platypus dan echidna, keduanya merupakan monotrem [yaitu mamalia tidak bergigi dengan satu lubang untuk bertelur dan membuang kotoran] (lihat Gambar 3.3 dan 3.4).

Gambar 3.3: Platypus oleh Charles J Shap

Hewan marsupial adalah hewan berkantung. Waktu dilahirkan, hewan ini tidak berambut dan sangat kecil, kurang dari tiga sentimeter panjangnya. Sesudah lahir, hewan ini hidup di kantung induknya dan menetek. Mereka keluar dari kantung bila sudah benar-benar cukup besar.

Hewan marsupial hidup di tempat-tempat yang berlainan tumbuh-tumbuhannya. Koala, yang dapat dilihat pada Gambar 3.5, adalah hewan marsupial yang hidup di hutan-hutan eukaliptus dan hanya memakan daunnya. Echidna, yang dilihat pada Gambar 3.6, adalah monotrem, ini jenis hewan-hewan yang bertelur, seperti hewan reptilia (melata) atau burung, tetapi meneteki anaknya seperti hewan mamalia.

Echidna terutama pemakan serangga, artinya diet mereka sebagian besar terdiri dari serangga dan invertebrata kecil lainnya. Mereka menggunakan lidah khusus mereka untuk mengambil mangsa dari celah-celah, tanah, dan sarang.

Hutan tropis dan hutan sedang dijumpai di tempat yang curah hujannya banyak. Di hutan ini ada banyak pohon besar dan berbagai jenis tanaman lain. Hutan ini ada di daerah tropis Gambar 3.3: Platypus yang panas dan lembab di Queensland, di daerah pantai Australia bagian timur dan di Tasmania yang beriklim sedang, basah, dan sejuk.

Di hutan yang terletak di daerah tropis ada pohon anggur dan pohon kelapa sawit. Hutan jenis ini ada hubungannya dengan hutan yang ada di Indonesia dan di Asia Tenggara. Hal ini karena dulu pada zaman es permukaan laut yang lebih rendah telah menghubungkan Australia dengan Irian Jaya sehingga hutan- hutan ini meluas. Di daerah-daerah yang Hutan tropis dan hutan sedang dijumpai di tempat yang curah hujannya banyak. Di hutan ini ada banyak pohon besar dan berbagai jenis tanaman lain. Hutan ini ada di daerah tropis Gambar 3.3: Platypus yang panas dan lembab di Queensland, di daerah pantai Australia bagian timur dan di Tasmania yang beriklim sedang, basah, dan sejuk.

Banyak tempat-tempat di hutan tropis itu yang dibuka, dan sisa hutan yang ada sekarang dimasukkan dalam daftar Daerah Pelestarian Alam.

Banyak tempat di hutan tropis itu yang dibuka, dan sisa hutan yang ada sekarang dimasukkan dalam daftar Daerah Pelestarian Alam.

Kalau berdiri tingginya kira-kira satu setengah meter. Burung ini tidak dapat terbang dan makanannya adalah buah-buahan yang berjatuhan.

Hewan marsupial ini hidup di atas pohon. Mereka ini aktif di malam hari. Makanannya adalah bunga, buah-buahan dan daun-dauan. Kuskus jenis abu-abu juga ditemukan di Irian Jaya dan Papua Nugini.

Hewan marsupial. Hidupnya di atas pohon. Pada siang hari mereka tidur di dahan-dahan pohon. Pada malam hari mereka makan daun dan buah.

Eukaliptus adalah pohon asli Australia. Ada yang hanya beberapa meter tingginya dan ada pula yang berukuran raksasa sampai seratus meter tingginya. Eukaliptus adalah pohon kayu keras yang tertinggi di dunia. Pohon ini dijumpai di daerah yang iklimnya berlainan, baik di padang pasir yang panas maupun daerah yang sangat dingin. Pohon ini dijumpai di daerah yang dekat dengan pantai maupun di pegunungan.

Pohon eukaliptus tahan api. Pohon ini memiliki kulit tebal yang mengelupas sesudah terbakar. Benihnya dapat hidup di tanah atau di dalam biji kacang pohon selama bertahun-tahun.

Benih ini dapat tumbuh sesudah terjadi kebakaran. Meskipun hutan eukaliptus terbakar, pohon itu dapat cepat tumbuh lagi. Pohon eukaliptus juga dapat bertahan hidup di musim kemarau. Hal ini terjadi karena daun- daun pohon eukaliptus berguguran di musim kemarau. Pohon eukaliptus sangat sesuai untuk tanah Australia yang tidak subur, iklim yang kering dan seringnya ada kebakaran hutan. Hutan eukaliptus berkembang manakala iklim Australia menjadi semakin kering selama duapuluh juta tahun terakhir.

Lebih tujuh puluh persen hutan eukaliptus Australia telah ditebang pohonnya selama dua ratus tahun terakhir. Ada upaya untuk menyelamatkan hutan-hutan yang tersisa.

Pohon-pohon eukaliptus di hutan ini adalah yang tertinggi. Hutan ini ada di sepanjang pantai timur Australia, di Tasmania, dan di Australia Barat sebelah baratdaya, yakni di daerah-daerah yang banyak curah hujannya. Banyak pohon yang tingginya sampai tujuh puluh meter.

Hutan jenis ini adalah hutan eukaliptus yang paling umum. Hutan ini mendominasi daerah pantai, dari Tanjung York ke Tasmania dan melintas sampai ke Australia Selatan. Hutan ini juga ada di Australia barat sebelah baratdaya. Biasanya di hutan ini ada lapisan semak belukar yang lebat, yang terdiri atas pohon kasuarina, akasia, banksia dan kalistemon. Apabila dalam kurun waktu sepuluh tahun terjadi kebakaran lebih dari sekali, semak belukar ini digantikan oleh rerumputan.

Tanah berhutan eukaliptus dijumpai di daerah yang setengah gersang. Pohon ini tumbuh di tanah yang jelek. Pohon-pohon di hutan eukaliptus kurang dari duapuluh meter tingginya. Di bawah pohon eukaliptus ini tumbuhlah pohon akasia, banksia, hakea (semak jarum), leptospermum (pohon teh) dan Xanthorrhoa (pohon rumput) yang dapat dilihat pada Gambar 3.6. Rumput tumbuh di daerah yang sering kebakaran.

Hutan jenis ini terdiri atas pohon-pohon eukaliptus yang rendah dan berdahan banyak serta dijumpai dekat padang pasir.

Banyak hewan khas Australia yang hidupnya di hutan-hutan eukaliptus. Yang paling terkenal adalah kanguru, koala, kukabura, dan kakaktua. Hewan lain adalah possum, sugar glider (sejenis possum yang bergelantungan dari pohon ke pohon), wallaby (semacam kanguru), dan quoll (marsupial yang kecil).